
Inspirated from : Da&Na
Semua orang tahu, bisa mengindra dan menilai, kapan manusia, hewan dan tumbuhan dikatakan hidup..dan kapan pula manusia, hewan dan tumbuhan dikatakan mati.
Yap, secara biologis...manusia, hewan dan tumbuhan dikatakan hidup ketika mereka masih membutuhkan suplai makanan, minuman, oksigen, bergerak (kecuali tumbuhan), berkembang biak. Hewan dan manusia juga sama2 sayang ma anaknya, sama2 butuh istirahat setelah seharian beraktivitas....
Secara sosiologis para makhluk hidup, khususnya hewan dan manusia juga berinteraksi dengan kelompoknya. Seperti manusia di pasar, di sekolah, di jalan,... Juga semut, gajah, kuda, ayam dan ikan yang mereka juga hidup berkelompok dan saling berinteraksi dengan jenisnya.
Nah, makhluk hidup dikatakan mati (tentunya) ketika kedua aspek tersebut tidak terpenuhi salah satu atau keduanya. Misale seseorang sakit parah sampai tidak dapat melakukan apa-apa, suplai makanan pun via infus makan, ...atau orang yang mengasingkan diri dari kehidupan umum keatas gunung, ke dalam gua atau ketengah hutan...juga dapat kita sebut ”mati” secara sosiologis walau secara biologis masih berjalan.
MTKBM.... alias Makan-Tidur-Kawin-Buang Air-Mainan sesuatu...
Manusia = hewan, jika mereka hidup bebas tanpa aturan.... Bak ayam jantan yang gak pandang buluh ketika sedang ingin melampiaskan hasrat seksualnya. Entah si betina ”ibunya”, ”saudara seibu-seayah-nya”, atau ”nemu” betina yang gak jelas asal usulnya di jalan..yah...langsung deh dia kawin......
Manusia = hewan, juga ketika hanya mempertuntutkan hawa nafsu saja dan melupakan aturan Allah SWT.... seperti nafsu terhadap harta dan tahta...tanpa memikirkan halal dan toyyib-nya apa-apa yang didapat... Yaa.. kurang lebih, seperti para penguasa dan pejabat bermental korup di negeri ini lah...
”Dan sesungguhnya kami jadikan isi neraka jahanam itu kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai qulub (akal) tetapi tidak digunakan untuk memahami (ayat-ayat) Allah, mereka mempunyai mata tetapi tidak digunakan untuk melihat (kebenaran dan kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga tetapi tidak dipergunakan untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang orang yang lalai”. [Al-A’raf : 179]
Apa maksud dari pernyataan Allah SWT itu??
Ternyata, manusia itu sesunggunya telah diberi panca indera oleh Allah SWT, tapi gak bermanfaat untuk dirinya... Kenapa? Karena panca indranya hanya dipakai untuk pemenuhan kebutuhan lahiriah saja, just like animals… Jadi apa bedanya dengan hewan tadi? Malah (kata Allah lagi), manusia seperti itu lebih sesat dari binatang ternak...
(Heloo...Syapa coba yang gak marah kalo kita disama2in dengan hewan??!!!! Ya pasti marah doonnkk....
)
Tapi kenyataannya, sejahat2nya hewan...gak ada tuh yang tega membunuh anaknya sendiri.... Gak kaya manusia,...aborsi sepertinya dah jadi buadaya. Dan sebodoh2nya hewan, gak ada tuh yang mengidap penyimpangan seksual..... Gak kaya manusia yang bangga dengan homosex atau ”lesbiola”-nya... astaghfirullah hal’adziim...
So?????
Yuuk...kita jadikan akal dan hati untuk memahami kebenaran… Mata untuk mencari dan melihat kebenaran… Telinga untuk senantiasa mendengar kebenaran..........
“Kebenaran itu adalah dari Rabb-mu, sebab itu, jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu”. [Al-Baqarah : 147]
“Siapa saja yang menjadikan selain Islam sebagai dien (agama, sistem hidup), niscaya ditolaklah apapun darinya dan ia diakhirat termasuk orang yang rugi” [QS. Ali-Imran : 85]
Why??
Manusia berkembang biak, hewan juga berkembang biak....hanya saja, manusia harus menikah dulu dengan tata cara yang telah diatur Allah SWT.
Manusia hidup bersama dalam kelompok, begitu juga hewan....hanya saja, manusia punya aturan yang menjadi standart baik-buruk nya suatu perbuatan, yaitu aturan Allah SWT, gak kaya hewan yang hidup dengan ”hukum rimba”nya, siapa kuat dia yang menang...
Jadi...para pembaca sekalian...yang dari tadi..subhanallah...rela baca tulisan saya sampai dipenghujung artikel ini....
Mari..kita azzamkan dalam diri kita bahwa...
Hidupku Untuk Ibadah
Hanya dengan ini, hidup jadi punya makna....Insya Allah.......
Nb. Moga bermanfaat... Maaf...kalo ada kata2 yang gak berkenan...silahkan dikomentari, dikoreksi, ditambahin...monggo.... Lagi pengen nulis nih...dan seketika inspirasi datang dari 2 orang soulmate-qyu...Da&Na... Jazakallah ukh....
). Artikel ini juga menjadi penyemangat saya ngaji... Moga, jadi penyemangat para pembaca juga ya...
Gak boleh cepat puas dengan apa yang udah didapat. Karena sesungguhnya itu masih sedikitt..sekali.....